PENDIDIKAN PAK BERBASIS MULTIKULTURAL DI SEKOLAH

(Suatu Tinjauan Teologis dan Praktis Tentang Pendidikan Multikultural di Sekolah)

  • Meri Ulina Br Ginting Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
Keywords: Pendidikan Agama Kristen, Multikultural, Dialog, Saling Menghormati, Radikalisme

Abstract

               Indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman atau pluralisme karena Indonesia terdiri dari berbagai ekonomi, agama, etika, budaya. Keanekaragaman bangsa Indonesia merupakan anugerah yang sangat berharga dari Tuhan. Keberagaman tersebut dapat menjadi kekuatan bagi terciptanya ketahanan dan kesatuan nasional bangsa Indonesia dan juga sebagai potensi bagi terciptanya Negara Republik Indonesia yang kuat dan tangguh. “Bhineka Tunggal Ika” merupakan semboyan dan kekuatan bangsa Indonesia, agar setiap warga negara Indonesia dapat menjaga kebhinekaan demi keutuhan NKRI. Namun di sisi lain, jika keragaman ini tidak dirawat, dikelola dengan baik, dapat menjadi ancaman, potensi disintegrasi atau perpecahan bangsa, menimbulkan konflik, sehingga menjadi salah satu faktor lahirnya radikalisme.

            Radikalisme merupakan ancaman dan tantangan bagi ketahanan nasional. Radikalisme harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, dunia pendidikan, lembaga pemerhati yang memiliki semangat mencintai tanah air dan nasionalisme terhadap bangsa Indonesia.  Radikalisme harus segera diatasi, sehingga tidak menjadi ancaman bagi ideologi dan bangsa Indonesia. Ada berbagai cara mengatasi radikalisme, salah satunya adalah melalui pendidikan kontekstual, misalnya pendidikan multikultural. Tujuan penulisan ini agar pendidikan multikultural penting untuk diajarkan di sekolah supaya peserta didik dapat memiliki karakter dan sikap simpatik, apresiatif, empati, terbuka terhadap perbedaan agama dan budaya. Dengan pendidikan multikultural, generasi sekarang dan generasi mendatang dapat mewujudkan bangsa Indonesia yang kuat, adil, maju, dan sejahtera. Metodologi penelitian memakai metode literatur review dengan pendekatan deskriptif.

Published
2021-12-28