TINJAUAN DOGMATIS TERHADAP TRADISI MANUBA DI DESA NATUMINGKA DI PERHADAPKAN DENGAN PEMAHAMAN JEMAAT HKI NATUMINGKA RESORT BORBOR

  • Nurpita Simanjuntak Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
Keywords: Manuba, Kearifan Lokal, Berkat, Gereja HKI

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman anggota jemaat HKI Natumingka mengenai Manuba (memanggil hujan) yang dipercaya sebagai suatu tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan angket dan metode kualitatif dengan wawancara kepada 6 narasumber. Dari penelitian diperoleh fakta bahwa masih banyak jemaat yang percaya bahwa Manuba adalah suatu cara memenuhi kebutuhan pertanian akan air hujan pada masa kemarau. Media yang terdapat dalam tradisi ini adalah akar pohon Tuba. Mereka percaya bahwa di dalam media tersebut ada campur tangan roh nenek moyang untuk membantu proses pemanggilan hujan tersebut. Maka dalam acara itu ada doa yang dialamatkan kepada roh nenek moyang supaya memberikan berkat dan diturunkan hujan. Maka perlu diberikan pemahaman yang benar kepada anggota jemaat melalui pembinaan warga gereja sehingga mereka tidak memiliki pemahaman yang keliru.

Published
2022-03-28