TINJAUAN DOGMATIS TERHADAP PENIKTIK WARI DI MASYARAKAT KARO DAN IMPLIKASINYA BAGI WARGA JEMAAT GBKP RUNGGUN KUALA

  • Santri Yani Br Ketaren Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
Keywords: Peniktik wari, Kalender Karo, Hari Baik, Harapan

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh gejala bangkitnya kepercayaan lama di masyarakat Karo. Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan peneliti, maka penelitian dilakukan dengan metode kualitatif atau wawancara secara tatap muka. Peneliti melakukan di gereja GBKP Runggun Kuala yang terletak di desa Batu Mbelin, Kabupaten Deli Serdang. Adapun hasil dari penelitian menemukan bahwa dari warga jemaat GBKP Runggun Kuala: (1) masih ada yang yakin terhadap Peniktik wari; (2) masih ada yang menaruh harap kepada Dukun untuk melihat hari-hari baik. Dapat disimpulkan bahwa beberapa warga jemaat GBKP Runggun Kuala masih melakukan niktik wari yang merupakan tradisi, namun sebagian besar jemaat tidak lagi mempercayai niktik wari tersebut. Saran yang bisa disampaikan kepada jemaat bahwa sebagai orang Kristen kita tidak perlu lagi mempercayai hal-hal semacam itu, apalagi sampai menaruh harapan kepadanya. Orang yang telah dimiliki oleh Tuhan tidaklah boleh melakukan kesalahan dihadapan Tuhan. Sebagai orang percaya, hendaknya jemaat mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.

Published
2022-03-28