TINJAUAN DOGMATIS TERHADAP PERANGKAT RITUAL PARTANGIANGAN SITIO-TIO DI DESA TALANG DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT HKI AFD III BUKIT

  • Anoi Siagian Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
Keywords: Sanggar, Sipilit, Itak Gurgur, Aek na Tio, Unte Pangir

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bahwa perangkat dalam partangiangan sitio-tio mutlak tidak dapat mendatangkan berkat. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Penulis membagikan angket dan melakukan wawancara kepada beberapa narasumber. Dari penelitian ini ditemukan bahwa melalui perangkat ritual sitio-tio, diyakini adanya respon penghuni sawah, dan diyakini bahwa ritual ini diterima atau diperkenankan oleh Tuhan. Kesimpulan penelitian bahwa perangkat yang digunakan (sanggar, sipilit, itak gurgur, air, jeruk purut) adalah suatu tindakan kekafiran, karena meminta berkat kepada leluhur adalah tindakan yang salah. Adapun saran yang dapat diberikan penulis adalah hendaknya masyarakat desa Talang, khususnya anggota jemaat HKI Afd III Bukit tidak percaya kepada arwah leluhur yang mendatangkan berkat. Hendaknya selalu percaya bahwa sumber berkat hanya Tuhan saja.

Published
2022-03-28