TINJAUAN DOGMATIS TENTANG ACARA MBESUR MBESURI PADA USIA KEHAMILAN TUJUH BULAN DAN RELEVANSINYA DI JEMAAT GBKP RUNGGUN SUKA

  • Ayu Emelia Br Perangin-angin Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan
Keywords: Mbesur-besuri, Kalimbubu, Berkat, Liturgi

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui pemahaman jemaat GBKP Rg. Suka tentang tradisi mbesur mbesuri. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan Kualitatif. Melalui hasil penelitian penulis menemukan belum adanya pemahaman dogmatis yang jelas sesuai dengan ajaran Alkitab. Tradisi ini dalam adat karo dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur dengan memberi ibu hamil makan enak sampai kenyang. Jemaat percaya, bila acara ini tidak dilakukan berdampak pada kesehatan dan psikologi ibu dan bayi baik secara fisik atau mental. Penulis juga menemukan di gereja GBKP secara sinodal telah ditetapkan liturgi untuk acara ini, tapi banyak jemaat tidak mengetahui sehingga tidak menggunakannya dan lebih berfokus dilangsungkannya secara adat-istiadat. Secara dogmatis Tuhanlah yang memberi kesehatan fisik dan mental sebagai karya Allah dalam kedaulatan-Nya menciptakan manusia dengan kasih-Nya. Oleh karena itu perlu dilakukan pengajaran serta pemahaman yang benar mengenai makna teologis dari tradisi ini sehingga tidak bertentangan dengan doktrin, dan acara tersebut dapat dilakukan menurut liturgi GBKP.

Published
2022-03-28